Archive for May, 2005

Kemalangan…

Tuesday, May 31st, 2005

 

Sepertinya dua
minggu ini merupakan minggu-minggu termalang bagi kelompok klinikku. Bayangkan
saja, sudah tidak mendapat izin untuk bekerja di klinik gigi anak karena telat
mendaftar, untuk mengikuti diskusi orthodonti di hari tambahan pun tidak
diperbolehkan. Sebetulnya hal yang terakhir itu tidak terlalu membuat dada kami
menjadi sesak. Namun, yang menyesakkan dada adalah ketika sang dosen mengusir
kelompok kami keluar ruangan diskusi dengan kalimat yang kasar dan alasan yang
irasional. “Yang bukan murni hari ini, keluar aja deh, kepenuhan!, “ begitu
kata-katanya yang terngiang-ngiang di telinga saya. Entah karena masih sensitif
dengan masalah sebelumnya atau karena kata-kata itu memang membuat telinga
menjadi sakit, yang jelas menurutku kurang pantas saja seorang dokter spesialis
yang juga seorang dosen, akademisi! mengusir mahasiswanya dari ruangan diskusi
hanya karena alasan kepenuhan. Karena menurutku, kami sama sekali tidak
bersalah, kami tidak membuat keributan sedikitpun pada saat diskusi. Lagipula
meskipun hari itu bukan hari kami berada di klinik ortho, toh telah sering juga
kami mengikuti diskusi di hari lain, dan supervisor diskusi pada hari-hari
tersebut, fine-fine saja dengan kehadiran kelompok tambahan. Bukankah itu sama
saja dengan menghambat orang untuk mendapatkan ilmu??? Padahal Rasulullah SAW
telah bersabda :” Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya
maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api
neraka.” (HR. Abu Daud).

Sebetulnya
ingin sekali saya berhusnudzon terhadap dosen saya itu, tetapi entah mengapa
imej beliau di benak saya sudah terpatri sedemikian rupa bahwa sosoknya adalah
sosok yang boleh dikata sebagai momok di klinik ortho. Ditambah dengan
pengalaman buruk saya dengan beliau di hari sebelumnya. Rabbi, ku mohon ampun
padaMu atas perasaan ini….semoga perasaan saya terhadap beliau hanya kekesalan
sesaat dan saya tak ingin membiarkan kelam di hati ini hanya karena masalah
kecil. Biarlah apa yang terjadi pada saya dan kelompok saya di klinik dalam
minggu-minggu ini merupakan awal dari sebuah skenarioMu yang ku yakin dengan
sepenuh hati adalah skenario yang paling indah.

P M S

Friday, May 27th, 2005

Am I PMS??? Every women can feel PMS or premenstrual syndrome…but this time my PMS was very very hard!Bayangin aja rasanya pingin banget neriakin semua orang yang gak sedep dipandang…Sebodo amat orang mau ngomong apa. Mau dibilang orang yang kaku lah, sok idealis lah, yang jelas PMS ku kali ini bener2 memuncak…Ditambah lagi ada masalah di klinik di mana kelompokku gak boleh kerja selama sebulan di klinik gara-gara telat daftar!Bingung, sedih, gak tau harus berbuat apa buat temen2 sekelompok yang masih banyak banget requirementnya. Sepertinya gak ada langkah konkrit lagi yang bisa dilakuin selain ngedoain dan ngedukung temen2 supaya tetep semangat. Udah gitu, sempet-sempetnya ada satu orang yang hampir selesai requirementnya seolah gak peduli sama masalah ini. Plis donk! Dari awal kita kerja bareng, semuanya juga harus kita tanggung bareng. Gak ada empatinya banget ini orang! Duh Rabbi….koq kayaknya hati ini jadi kusam karena segelintir masalah…Rasanya aku pingin banget berontak atas semua ketidakadilan yang terjadi pada temen2ku yang punya rasa setia kawan tinggi tapi malah terhambat untuk menyelsaikan requirementnya. Tapi bagaimana Rabb??? Ku mohon tunjukkanlah jalan pada hambaMu ini….Kuatkanlah selalu hati teman2ku…Buat kelompok CD PeDo (except the ‘MT’ one), tetep semangat yah!!! Kita pasti bisa melaluinya bersama-sama, insya ALLAH. Karena yakinlah bahwa sesungguhnya pertolongan ALLAH itu amat dekat jika kita mau bertawakkal padaNya….

Mencari Jati Diri

Wednesday, May 4th, 2005

Hari gini masih nyari jati diri??? Kayak abege aja…Cuma saya berpikir bahwa tiap orang dalam perjalanan hidupnya akan selalu mencari yang namanya jati diri, pun seseorang yang telah memberi identitas atau label pada dirinya. Disorientasi…saya pikir orang yang tidak dapat menemukan jati dirinya akan dengan mudah mengalami disorientasi. Kenapa??? Karena orang yang tidak memiliki jati diri akan mudah terombang ambing dalam hidupnya. Sebetulnya inti dari permasalahan mencari jati diri ini telah difirmankan oleh ALLAH SWT dalam QS. Adz-Dzariyaat: 56, “Dan tidaklah Ku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu.” It’s simple! Kita semua hanyalah hamba yang diciptakan tuk menjalani semua skenario ALLAH dan beribadah kepadaNya. Namun, apakah pernyataan tersebut semudah prakteknya di lapangan??? Di situlah dinamika dan ujian kehidupan. Di satu sisi, nilai-nilai langit bagi sebagian orang dianggap kaku, dogmatis, dan lain sebagainya, tetapi sungguh ia menawarkan kebahagiaan di alam lain. Di sisi lainnya, nilai-nilai dunialah yang dianggap menyenangkan, membahagiakan, dll, tetapi sungguh semua itu hanyalah kefanaan belaka.
Adakah yang bisa menggabungkan keduanya??? ISLAM is the answer. Islam dengan karakteristiknya yang menggabungkan antara hal-hal yang tsabat (tetap) dan murunah (dapat berubah) menawarkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
So, bagi orang-orang yang sedang mencari jati diri, Islam is the only best solution. Semua arahan dalam kehidupan ada kitab suci Al-Qur’an. Bagi semua orang di luar sana yang sedang mencari jati dirinya, please back to Islam n you will be happy coz you’ll get your identity.