Archive for January, 2008

Energi Sebuah Maaf

Tuesday, January 8th, 2008

Dalam fase perjalanan
hidup seorang insan di dunia rasanya tiada yang tak pernah merasakan sesuatu
yang bernama perselisihan. Entah bagaimana akhir kisah dari perselisihan
tersebut pastinya akan sempat menorehkan sebuah luka di hati. Ada dua pilihan penatalaksanaan dari luka
tersebut ; pertama tetap membiarkan luka tersebut ada di dalam hati, dan kedua
menutup serta merawat luka tersebut dengan kata ajaib bertitel maaf.

Sejatinya luka yang
apabila tetap dibiarkan, mungkin dapat menyembuh tetapi sungguh penyembuhannya tidak
akan sesempurna bila dibandingkan dengan luka yang dirawat. Hasil akhirnya
sungguh memiliki perbedaan yang signifikan. Luka di kulit yang dibiarkan
terbuka biasanya akan meninggalkan noktah atau hingga yang paling parah adalah
berupa jaringan parut. Namun, luka di kulit yang dirawat dengan baik dapat
menyembuh hingga strukturnya kembali seperti semula. Memang, untuk merawat luka
tentunya dibutuhkan tenaga juga waktu, tetapi apalah arti dari kesemuanya itu
bila hasil akhir yang didapatkan akan lebih baik bila dibandingkan dengan hanya
membiarkan luka yang ada?

…read more…

Kangen!!!

Friday, January 4th, 2008

Tadi
pagi, saya sempat melihat-lihat profil Friendster seorang adik kelas angkatan
2003 yang saat ini masih menjalani masa ko-asisten di kampus. Adik kelas saya
ini dulunya adalah anak buah saya ketika saya menjadi koordinator biro
kemahasiswaan senat mahasiswa FKG UI periode 2004-2005. Kini, dia telah
menjabat sebagai ketua senat mahasiswa FKG UI. Di profilnya tersebut, saya
mendapati banyak sekali foto-foto kegiatan kemahasiswaan kampus.

…read more…