Maut itu…

“Cukuplah kematian itu sebagai
nasehat.”
[HR. Thabrani-Baihaqi]

 

Maut.
Manusia mana di belahan bumi ini yang dapat menghindar ketika Izrail telah
datang memanggil? Beribu mil jauhnya manusia berusaha lari dari maut, beribu
mil itu pula dengan sigap ia akan menghadang di ujung jalan. Jika kini dengan
pelbagai teknologi di bidang kedokteran sebuah kelahiran dapat ditentukan dan
direncanakan, maka tidak demikian halnya dengan maut. Secanggih apapun
instrumen diagnosis, tidak ada satu pun yang dapat memberikan prognosis pasti
mengenai sebuah kematian. Pun ia, tak mesti didahului oleh sebuah sakit yang
mendera. Ia bisa menjemput kala kita sedang terlelap tidur, berkumpul bersama
keluarga, atau bermacam kesibukan lainnya.

…read more…

Leave a Reply